Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mengelola Limbah Rumah Potong Hewan Berbasis Smart Farming Di Desa Candimulyo Kecamatan Jombang

Pemberdayaan Masyarakat Dalam Mengelola Limbah Rumah Potong Hewan Berbasis Smart Farming Di Desa Candimulyo Kecamatan Jombang

Pertanian modern menghadapi tantangan dalam menjaga keberlanjutan dan efisiensi produksi, terutama di tengah peningkatan kebutuhan pangan dan penurunan lahan subur. Produksi pupuk organik menjadi solusi strategis untuk meningkatkan kualitas tanah serta mengurangi ketergantungan pada pupuk kimia yang berpotensi merusak lingkungan. Oleh karena itu, penerapan smart farming berbasis teknologi IoT dalam produksi pupuk organik sangat mendesak untuk mewujudkan pertanian ramah lingkungan dan berkelanjutan. Pupuk organik yang dimaksud dalam penelitian ini terdiri dari bahan-bahan seperti rumen sapi, kohe kambing, urin kambing, molase, EM4, dan kompos, yang semuanya berperan dalam mendukung proses komposting dan fermentasi yang optimal. Penelitian ini bertujuan mengembangkan sistem smart farming yang terintegrasi dengan teknologi IoT guna memantau dan mengendalikan proses pembuatan pupuk organik secara real time. Dengan menerapkan sistem ini, diharapkan proses komposting dan fermentasi dapat dijaga dalam kondisi optimal, sehingga menghasilkan pupuk organik berkualitas tinggi dan konsisten Kaitan dengan SDG’s adalah SDG 2 – Zero Hunger (Tanpa Kelaparan) dengan penghapusan kelaparan dan mendukung pertanian berkelanjutan dan SDG 12 – Responsible Consumption and Production (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab) dengan pengelolaan limbah yang tepat(2). Kaitan dengan IKU adalah IKU kedua; mahasiswa mendapatkan pengalaman di luar kampus. IKU ketiga; dosen berkegiatan di luar kampus. IKU kelima; hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat(3). Kaitan dengan Asta Cita/delapan misi utama pemerintah, pada Cita ketiga yaitu Penciptaan Lapangan Kerja Berkualitas dan Pengembangan Kewirausahaan, cita keempat yaitu Pengembangan Sumber Daya Manusia dan Kesetaraan Gender, dan cita kelima yaitu Hilirisasi dan Industrialisasi untuk Nilai Tambah Ekonomi

Comments

No comments yet. Why don’t you start the discussion?

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *